Sabtu, 16 Maret 2013

Inilah Alasan Kenapa Orang Tertarik Menjadi Penipu!!!


Polda Jatim kembali mengungkap penipuan bermodus menjual barang di bawah harga pasar. Pelakunya adalah  Suhartatik Kurnia (25), warga Babatan Surabaya.
Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo kepada wartawan menjelaskan, nilai penipuan Suhartatik cukup besar, yakni mencapai Rp 16 milyar. "Modus penipuannya sederhana, yakni dengan menjual Blackberry, iPad, Samsung Galaxy Tab dan iPhone dengan harga murah," terang Suhartoyo di kantornya, Selasa (13/11) siang.
Mulanya, Suhartatik mengirim broadcast message yang bertuliskan 'Promo Gila Blackberry Pra Order (Pembayaran di Muka) All Type Produk Apple dan Android dengan harga murah,' pada rekan-rekan di kontak Blackberry tersangka. Di Broadcast itu, Suhartatik menjelaskan kalau pemesanan pertama dengan banyak 50 - 100 unit mendapat potongan harga yang besar. Misalnya, Blackberry tipe Gemini harganya, Rp 600.000 per unit, Blackberry tipe dakota Rp 2 juta, dan jenis lain yang didiskon lebih dari setengah persen dari harga pasaran.
Setelah ada korban yang tertarik Suhartatik menjelaskan kalau promo hanya berlaku satu hari dan berani menjamin kalau barang tak dikirim uang dikembalikan 100 persen. Suhartoyo menjelaskan, korban yang membaca broadcast tersebut jadi tertarik karena Suhartatik mengorder barang tersebut dari China langsung. "Aksi seperti ini dilakukan tersangka sejak bulan Februari lalu dan sampai sekarang baru sembilan korban yang melapor," terang Suhartoyo.
Akibat tindakan ini, Suhartatik dijerat dua pasal berlapis, yakni pasal 378 tentang penipuan dan 372 tentang penggelapan serta terancam hukuman lima tahun penjara.
Sumber :kabarjagad.com
Dari kasus di atas, bisa anda lihat betapa besarnya uang yang bisa diperoleh penipu hanya dengan modus penipuan barang elektronik, bahkan mencapai 16 Miliar. Sungguh fantastis bukan? Jika ketangkap pun sanksinya  sangat ringan yaitu hanya dikenakan hukuman lima tahun penjara. Inilah alasan kenapa orang tertarik untuk menjadi penipu. Meskipun demikian, mohon jangan ditiru kelakuan penipu ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar