Sabtu, 16 Februari 2013

Tante Girang Di Gangbang Para Gigolo

Seringkali tante girang (masyarakat) di gangbang (ditipu berkali-kali) oleh para gigolo (penipu). Umumnya tante girang di gangbang para gigolo setelah ditawarkan layanan oral seks (barang elektronik murah seperti blackberry, ipad, camera, laptop, hp dan komputer). Setelah tante girang setuju dengan layanan oral seks, maka para gigolo mulai beraksi dengan mencumbui tante girang. Gigolo pertama yang mencumbui tante girang adalah pemilik toko online dengan meminta tante girang untuk mentransfer uang muka atau bayar penuh atas layanan oral seks (barang elektronik murah seperti blackberry, ipad, camera, laptop, hp dan komputer). Setelah biaya layanan oral seks di transfer tante girang, maka gigolo pertama kemudian menelepon  tante girang untuk minta uang jaminan,  karena oral seks yang diberikan adalah plus-plus (barang elektronik dikirim dua atau tiga, padahal yang dipesan tante girang cuma satu). Setelah uang jaminan ditransfer tante girang, maka gigolo kedua (kurir gadungan) bereaksi untuk mencumbui tante girang. Gigolo kedua menelepon tante girang bahwa ada masalah dalam layanan oral seks (barang ditahan Bea cukai gadungan) karena layanan oral seks belum ada surat  resminya (barang dikatakan black market). Gigolo kedua kemudian merayu dan meminjam uang tante girang untuk membuat surat resmi layanan oral seks (menebus barang) dan berjanji akan mengembalikan uang tante girang. Gigolo kedua menginstruksikan agar tante girang mentransfer biaya surat resmi ke nomor rekening gigolo ketiga (Bea cukai gadungan). Setelah tante girang mentransfer uang ke rekening gigolo ketiga, maka gigolo kedua kembali mencumbui tante girang dengan mengatakan bahwa ada masalah lagi dalam layanan oral seks karena belum ada ijin dari kepolisian bandara gadungan (gigolo keempat). Gigolo kedua kemudian merayu dan meminjam uang tante girang untuk mengurus ijin di gigolo keempat (kepolisian bandara gadungan) dan berjanji akan mengembalikan uang tante girang. Gigolo kedua menginstruksikan agar tante girang mentranfser biaya surat resmi ke nomor rekening gigolo keempat (kepolisian bandara  gadungan). Setelah tante girang mentransfer biaya ijin ke gigolo keempat, maka gigolo kedua kembali mencumbui tante girang dengan mengatakan ada lagi masalah dalam oral seks, karena belum ada surat laik jalan dari petugas dinas perhubungan gadungan (gigolo kelima). Gigolo kedua kemudian merayu dan meminjam uang tante girang untuk mentransfer biaya surat laik jalan oral seks ke rekening gigolo kelima (petugas dinas perhubungan gadungan). Setelah tante girang mentransfer biaya surat laik jalan, para gigolo merasa puas  menggangbang tante girang dan kemudian pergi tanpa pamit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar